Otakku, sering kali suka menyentuh dan mengerjakan hal-hal yang rumit, tapi terkadang, justru ia malas mengerjakan sesuatu apapun, ia hanya ingin dimanjakan dengan sajian-sajian yang mudah untuk dicerna. Tapi intinya, apapun yang dilakukannya, selalu saja berhubungan dengan duniawi. Itulah yang sering menjadi pemicu bertengkarnya ia dengan Hatiku. Hatiku, hanya menginginkan kedamaian, kebahagiaan, dan ketenteraman yang abadi, tidak seperti dunia yang fana, yang hanya akan berlangsung sekejap saja.
Tapi, jika aku mampu membuat mereka bersatu, walau dalam keadaan suka maupun duka, merekalah yang membantuku menciptakan tulisan-tulisan sebagai hasil dari kerjasama yang baik, antara Aku, Otakku, dan Hatiku.
Tulisanku. Ya, itulah hasil kerjasama yang baik, yang solid, yang dikerjakan dalam suka maupun duka.
Ini adalah salah satu Tulisanku yang terlahir di saat duka.
Kecoa dan Kucing
Kecoa
Busuk,
menjijikan.
Jangankan
menyentuh,
melirik
sekilas pun tak ada yang berkenan.
Tapi, siapa
percaya ?
Seekor
kucing bermata indah rela menemaninya.
Di tengah
heningnya lalu lintas perkotaan,
di sela
gaduhnya detak jarum jam.
Dengan
busuknya aroma melati,
dan harum
semerbaknya gunungan sampah.
Sejenak
kucing itu berlalu,
sekedar mencari ikan, atau tulangnya.
sekedar mencari ikan, atau tulangnya.
Meongg…
“Ah, dia kembali. Kucing manis bermata indah itu kembali.”
Dan dia keliru !
“Ah, dia kembali. Kucing manis bermata indah itu kembali.”
Dan dia keliru !
Segerombolan
kucing Persia berbulu indah, dengan mata bersinar,
-entah sinar
kemurkaan atau apa-
datang,
mengelilinginya bak santapan lezat jamuan terakhir,
menginjak-injak
tubuhnya, mencabik-cabik dengan kuku-kuku tajam tanda kehormatan mereka,
mengunyahnya
dengan senyum amarah, lalu memuntahkannya dengan pandangan kepuasan sebelum
akhirnya meninggalkannya dengan langkah kemenangan.
Kecoa
Busuk,
menjijikan,
lusuh, dan
tercabik pula.
Semakin
terbuang.
Kini ia tak lagi ingin mencari teman.
Kini ia tak lagi ingin mencari teman.
Ia hanya
butuh tempat pembuangan, bagi benda buangan yang terbuang dan dibuang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar