Minggu, 01 April 2012

Kecoa

Aku kecoa liar
yang mencoba menyisipkan diri
dalam jiwamu

Ditempatkan takdir
pada sudut terjauh ruang hatimu
yang telah sesak oleh sejumlah kepingan
-entah apa-
yang berserakan

Layaknya Holmes,
aku teliti
ternyata kepingan cintamu yang dulu
kau pecahkan

Kusentuh,
namun ternyata kepingan-kepingan itu tajam
dan aku tergores
Yahh, setidaknya hanya jariku.

Mungkin
satu saat nanti
kau bolehkan aku buat merapikannya


Pangkalpinang, 24 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar