Senin, 02 April 2012

Aku dan Kisah Kasihku

Mungkin sudah ceritanya begini ; aku terlahir sebagai manusia yang dewasa sebelum waktunya, baik dari fisik, maupun pola pikir. Ya, memang begitu. Hal itu terlihat sejak aku duduk di bangku SMP. Aku jauh lebih tinggi dari teman-teman sekelas, bahkan seangkatanku. Dalam "masalah perempuan", aku juga lebih dulu menginjak dewasa. Begitu juga dalam hal perasaan -cinta-.

Aku mengenal rasa itu, ketika aku kelas VII (1 SMP). Dan cowok yang berhasil membuat aku merasakan hal itu adalah teman sekelasku, hmm, tepatnya musuh sekelasku. Hahaha.. Kok musuh?? Ya, karena memang begitu adanya. Dia sering membuatku jengkel dengan semua kejahilannya. Tapi semua itu juga yang membuatku suka. -^_^-

Cowok itu tergolong gak ganteng, tapi menarik, gak pinter, tapi otaknya encer untuk menjahiliku. Nama lengkapnya cukup singkat, hanya terdiri dari lima huruf, dan diawali dengan huruf 'R'. Kami sempat menjalani hubungan -pacaran-, tapi cuma bertahan selama 10 hari. Tragis. T_T
Walaupun begitu, aku masih tidak bisa menghilangkan rasaku sampai aku kelas X (1 SMA). Ada yang bilang, dia cinta pertamaku. Tapi kurasa cuma cinta monyet, (tapi yang mengalaminya bukan monyet loh..)

Satu lagi cowok yang pernah masuk dan cukup lama melekat di hatiku, yaitu seorang kakak kelasku. Dia lebih tua 5 tahun dariku, pastinya jauh lebih dewasa dariku, juga lebih pintar. Dia benar-benar pintar. Wajahnya lumayan, juga taat beribadah. Tipe cowok idaman semua cewek! Cowok pertama yang berani menampakkan wajahnya dihadapan Bapak dan Ibuku (karena Bapak ku tampangnya serem, jadi gak ada cowok yang berani main ke rumah, hehe), dia juga cowok pertama yang berani membawaku ke rumahnya (aku belum pernah diajak cowok main ke rumahnya sebelumnya, kasihaannn...). Kami memang gak pernah pacaran, tapi pernah saling mengungkapkan perasaan. Kami lost contact sejak saat aku kecelakaan -dulu, kelas 3SMP-. Dia pernah menjengukku, kata Ibuku, tapi waktu itu aku sedang tertidur lelap karena efek obat pereda sakit. Mulai saat itulah kami tidak pernah saling menghubungi lagi. Sempat kami bertemu di jalan, juga di masjid, tapi tidak saling menyapa. Dengar-dengar, dia sekarang sedang melanjutkan studinya di sebuah Sekolah Tinggi ikatan dinas. Sepertinya makhluk satu ini adalah cinta pertamaku. Hmm.. Entah apa kabarnya saat ini.. Ingin sekali menyapa jika diberi Tuhan kesempatan bertemu sekali lagi.

Sudahlah, itu masa lalu. ^_^

Saat ini, aku sedang, bisa dibilang dekat, dengan seseorang cowok yang menurutku sangat istimewa. Entah bagaimana bisa begini, aku juga bingung. Aku mengenalnya dari sebuah jejaring sosial. Awalnya dia adalah teman maya ayahku. Dia menambahkan aku sebagai teman maya nya saat aku masih kelas XI (2SMA), dan menyapa dengan ramah. Singkatnya, aku suka dia sejak awal perkenalan. Dia tidak tahu bahwa aku sering melihat profil jejaring sosialnya, melihat foto-fotonya, membaca tulisan-tulisannya, dan melihat kegiatan-kegiatannya. Dia sosok yang sederhana, tapi mengagumkan buatku. Suatu hari, aku melirik ke profilnya, dan melihat status hubungnnya, "lajang menjadi berpacaran". Agak sedikit shock, sesak napas, dan..... Hmm.... pokoknya Nano-Nano deh. Mulai dari itu,aku berhenti melirik-lirik apapun tentang dirinya. TOTAL.

Tiba-tiba, setelah sekian lama, dia menyapa, lagi. Wusshhh... seperti ada angin segar yang berhembus. Dan mulai saat itu, -panjang ceritanya- kami mulai dekat. Sempat ada sebuah masalah yang datang setelah kedekatan kami, dan membuat kami hampir jauh, tapi semuanya sudah normal kembali (yah, setidaknya antara aku dan dia, tapi masalah itu belum sepenuhnya selelsai). Dia memang bukan cinta pertamaku. Tapi, andai saja Tuhan menjadikan dia cinta terakhirku, kurasa hidupku akan begitu sempurna, dan aku tidak perlu menambah rangkaian yang lebih panjang lagi dalam kisah cintaku. Tapi, bagaimana Tuhan aja.

Sekian deh..
Tengkiyu dari Gadis... -^_^-


Pangkalpinang, 2 April 2012

2 komentar: